Notification

×

Iklan

Iklan

Festival Sumbun Kampung Laut Kembali di Gelar

Selasa, 20 Juni 2023 | Selasa, Juni 20, 2023 WIB Last Updated 2023-06-20T05:00:42Z



The Jambi Times, MUARASABAK |  Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali mengelar Festival Sumbun 2023 di kecamatan Kuala Jambi kabupaten Tanjung Jabung Timur, minggu (18/6/23).

Acara yang sudah masuk dalam event Nasional ini berlangsung selama dua hari berturut turut.. puncaknya pada hari minggu , Hari pertama berlangsung sabtu dengan rangkain kegiatan persiapan dan kegiatan komunitas.

Sementara di hari kedua, minggu  dirangkai dalam bentuk acara sambutan bupati, penampilan budaya tari sumbun, lalu lanjutkan panen sumbun dan di akhiri makan bersama hasil panen sumbun nelayan.

Sumbun adalah merupakan komoditas laut yang hanya ada di wilayah beting laut muara sungai Batanghari di kecamatan Kuala Jambi kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Sumbun ini termasuk hasil laut yang bisa di temui semusim dalam setiap tahunnya. Biasanya musim nelayan mencari sumbun ini diawal awal tahun hingga pertengahan tahu. Nelayan mencari sumbun di atas beting  saat air surut 

Cara mencari sumbun ini menggunakan alat penusuk bambu ukuran lidi yang sudah di belah , Bambu berbentuk lidi tersebut di tusukkan kelubang beting berpasir. Namun sebelum ditusukkan  disiram kapur dulu. Fungsi kapur ini untuk memancing keluar sumbun karena efek kapur panas.

mencari sumbun ini sudah menjadi tradisi nelayan di Kualajambi sejak nenek moyang mereka. Sumbun ini bisa ditemukan di jual di pasar pasar kampunglaut saat musimnya 

Sejak tahun 2014 kebiasan nelayan mencari sumbun ini di jadikan budaya daerah dan lestarikan. Dan akhirnya menjadi event budaya nasional festival

Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto mengatakan dalam sambutannya kebiasan mencari sumbun dibeting laut adalah merupakan tradisi yang berusaha selalu dipertahankan pemerintah hingga saat ini.

“Kegiatan ini adalah bentuk dari kita pemkab Tanjab Timur untuk selalu mempertahankan tradisi  dan budaya daerah. Dan menyumbun ini adalah merupakan bentuk budaya kearifan lokal nelayan yang sudah dikerjakan sejak nenek moyang kami. Makanya kita akan pertahankan tradisi ini” kata Romi Hariyanto.

dengan mempertahankan budaya kearifan lokal menyumbun di harapkan akan meningkatkan daya tarik daerah yang akhirnya bisa dilirik wisatawan baik lokal maupun luar daerah untuk datang ke kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Festival sumbun ini dihadiri oleh masyarakat luas dan para tamu undangan baik dalam maupun dari luar daerah.

Ditempat terpisah, kepala dinas Parbudpora kabupaten Tanjab Timur, Zekky Zulkarnaen mengatakan bahwa festival Sumbun ini dilaksanakan hanya dalam waktu dua minggu. “Namu berkat kerja sama yang aktif semua panitian bersama EO alhamdulillah kegiatan ini terlaksana dengan baik. Semoga kedepannya event akan mambawa dampak positif untuk kebaikan daerah dalam bentu wisata ke arifan lokal”. Kata Zekky Zulkarnaen.
×
Berita Terbaru Update